Kamis, 15 Oktober 2009

 

Jalan-jalan seputar depok...

Ternyata ada tempat2x yang cukup menarik (setidaknya menurut saya) untuk dikunjungi diseputaran rumah kami di depok...dan paling tidak, ada manfaat yang dapat kami sekeluarga petik dari perjalanan kami kali ini, mensyukuri nikmat yang ada disekeliling kami yang telah diberikan oleh Alloh SWT...gak perlu jauh2x dan mahal buat sekedar ber-rekreasi asal diwaktu dan musim yang tepat...he..he..maksudnya jangan pas siang hari dan musim hujan......3 lokasi selama 3 weekend....
Bangun pagi......saatnya jalan pagi....
Minggu pertama memulai petualangan.... tujuan pertama jembatan gantung sungai ciliwung.....
pemandangan sepanjang jalan....
tahun 2008 lalu masih ada yang tanam padi disini......sekarang hanya empang/kolam ikan air tawar....
jalan setapak tanah yang lumayan curam......
lumayan melelahkan dengan kontur jalan yang naik turun walaupun jaraknya dekat......
tiba dipinggir ciliwung....ada beberapa jembatan gantung diseputaran rumah kami......ini salah satunya....
menjadi penghubung yang cukup membantu masyarakat sekitar....
turun ke dasar sungai yang sedang surut.....air yang bening dibeberapa tempat...tpi ada juga yang keruh karena lumpur.....
batu-batu yang bermunculan di tengah sungai...
si bolang kecilku.....
Minggu kedua adalah Situ Cikaret...lokasinya berdekatan dengan pemda cibinong......
memancing menjadi hal yang menarik di setu ini........
atau menjadi sumber penghasilan tambahan buat masyarakat sekitar...
Minggu ketiga Dipo KRL........lokasinya di seputaran rawageni....setelah stasiun depok lama...
Jembatan ini memotong diatas jalur kereta menuju dipo KRL....
di jepang..bukan...gak usah jauh2x....ini di depok.........
hmmm....keren juga yah....serasa di mana gitu...... tpi sayang masih banyak masalah nih...jadwal kereta yang telat, gangguan sinyal....gardu kebakaran...blom lagi kecelakaan..ayo dong PT. KAI perbaiki kualitas layananmu...
hari menjelang sore......saatnya pulang.........
jadi....perhatikan hal-hal kecil sekeliling kita...kadang ada yang luput dari perhatian....yang sebenarnya cukup indah untuk dinikmati dan disyukuri...walau dari sudut pandang yang berbeda.......

Senin, 01 Desember 2008

 

Cerita dari Depok Fantasy Water Park

Kebetulan lokasi tinggal kami tidak jauh dari Depok Fantasy Water Park di Grand Depok City (dulu Kota Kembang) yaitu di PGDC (Pinggiran Grand Depok City he,...he...he....) minggu keempat november 2008 kemarin, kami "mencoba" Depok Fantasy Water Park. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap dan luas....kolam terdiri dari 2 kolam utama, Kolam dengan aneka permainan anak cukup dangkal (sebetis orang dewasa), disini juga tersedia seluncuran dengan aneka ketinggian, sedang kolam untuk dewasa dengan kedalaman 1,35 meter, tersedia juga food court dengan aneka macam makanan. Untuk tiket masuk sekitar 40 ribu / orang hari libur dan sabtu minggu sedang hari biasa 25 ribu rupiah dan parkir mobil 3500 rupiah. Dan kalo pengunjung sudah padat rasanya kekurangan tempat berteduh terutama untuk pengantar, karena lokasinya yang cukup terik (mungkin karena baru dan kurangnya pohon peneduh)....mungkin ini yang perlu dipertimbangkan oleh pengelola untuk menyediakan tambahan payung besar dan kursi untuk pengunjung
berikut gambaran suasananya

Pemandangan secara keseluruhan


Awas tumpah......




Let's get wet...


Penampakan Dewa Neptunus he..he..he..

Minggu, 10 Agustus 2008

 

Masakan sunda 2

Lokasinya di jalan raya Keradenan persisnya di depan perumahan De' Keradenan. klo dari arah pemda cibinong menuju bogor berada di sebelah kiri jalan. Namanya rumah makan Husanah. Rasanya mak nyuss...:-)....apalagi pepes ikan mas yang menjadi favorit di sini....
Tempat parkirnya cukup luas dan asri ada mushola.
Menu favorit saya nasi merah, sayur tempe, oncom goreng, dan telor dadar, kerupuk, lalapan plus sambal.....:-)...nyaaammm.....dengan harga murah meriah sekitar Rp 5000-an

Tapi menu favorit lain juga ada seperti pepes ikan teri, pepes tahu, semur jengkol...:-))... dan sambalnya itu lho yang bikin lidah terbakar...:-)....sekali lagi ini bukan iklan..:-)...tpi berdasarkan pengalaman pribadi...soal rasa adalah selera....mungkin klo kebetulan anda lewat....dan perut terasa lapar...silakan mencoba.

Kamis, 03 April 2008

 

Sampah Rumah Tangga

SAMPAH....mendengarnya saja kadang kita sudah merasa jijik...apa lagi mengolahnya...hiiiii....Namun itulah kenyataannya, setiap hari sampah dihasilkan. Saya coba ambil contoh data pada tahun 2000, menurut data Dinas Kebersihan Pemda DKI Jakarta, setiap hari timbunan sampah Jakarta mencapai 25.650 meter kubik. Bayangkan kalau tanah sebesar 100 m2 itu dapat kita bangun gedung sampah setinggi 250 meter..woow...Dan penyumbang terbesar sampah Jakarta adalah rumah tangga yakni 51,2 persen, disusul perkantoran (16,7 persen), industri (15,22 persen), pasar Jaya (10,2 persen), pasar temporer (5,7 persen) dan jalan (0,99 persen). Dari hasil Sensus Penduduk tahun 2000, tercatat penduduk DKI Jakarta sebanyak 8.384.853 orang. Sehingga kalau kita bagi dengan 25.650 meter kubik, maka 1 orang penduduk DKI jakarta menghasilkan 0,326 meter kubik sampah per harinya. Sampah Organik 60 % dari total jumlah sampah rumah tangga. Dengan begitu 15.390 meter kubik sampah dapat diolah kembali. Hmmm....jumlah yang sangat besar untuk diselamatkan guna investasi lingkungan anak cucu kita di masa depan. Memang ini hanya perhitungan secara kasar saja, namun paling tidak dapat memberikan gambaran secara nyata masalah lingkungan yang sedang kita hadapi. Dan kalau kita mulai dari lingkungan keluarga/rumah tangga, niscaya akan terbentuk individu-individu yang peduli terhadap lingkungan.
Adapun pengelompokan sampah dapat dilihat di bawah ini:

1. Sampah organik
adalah sampah yang dapat hancur secara alamiah baik oleh air hujan, panas matahari, terserap tanah.
Sampah kebun seperti daun, rumput, bunga layu, potongan ranting.
Sampah dapur seperti potongan sayuran, kulit buah dan buah, ampas jus atau ampas sayuran, ampas teh, ampas kopi.
Sampah kertas, potongan kertas dalam jumlah kecil.
Sampah kain bekas dari bahan katun
Sampah kotoran hewan herbivora (pemakan tumbuhan) seperti kotoran burung, kelinci, kuda , kambing dan bebek

2. Sampah anorganik
adalah sampah yang sulit atau tidak dapat hancur melalui proses alamiah. Sampah yang dapat didaur ulang sekitar 14 persen dari total sampah.
Kertas, kardus, koran dalam jumlah besar. Kaca, gelas atau botol. Kaleng dan alumunium Botol dan gelas plastik, kantong plastik kresek.

3. Sampah berbahaya yang tidak boleh dibuang sembarangan.
Sampah ini tidak dapat didaur ulang arau digunakan kembali. Teknologi untuk memusnahkannya adalah dengan pembakaran. Kertas pembungkus berlapis plastik, kantong plastik, pipa plastik PVC, papan sirkuit elekronik (PCB). Baterai. Kapsul dan pil sisa obat Gabus styrofoam Sampah rumah sakit, popok bayi sekali pakai, tekstil sintetis

Beberapa hal yang telah saya coba lakukan bersama keluarga terhadap sampah adalah:
- Memilah sampah organik baik basah maupun kering kedalam satu wadah yang kemudian saya masukkan kedalam lubang tanah yang telah disiapkan, dan setiap 2 minggu sekali saya tutup kembali menggunakan galian tanah yang baru, sehingga dapat membentuk kompos dan membuat tanah menjadi lebih subur.




Sampah daun, bekas makanan, sayuran organik dimasukan kedalam lubang, kalau sudah penuh/padat saya tutup dengan tanah.

- Sampah anorganik kami kelompokan untuk kemudian saya jual/berikan ke pemulung (lumayan bisa buat beli koran lagi hi...hi....)


- Sampah yang tidak dapat diolah saya bakar (sekitar 20% dari total sampah), sampah ini kadang tidak dihasilkan, jadi kami jarang sekali membakar sampah jenis ini.

Memang cara ini belum efektif dan belum ideal untuk mengejar zero waste, serta memerlukan sedikit lahan untuk menimbun, untuk anda yang tidak mempunyai lahan dapat mempelajari pembuatan kompos dengan kaleng bekas, mudah2xan saya bisa membahasnya di artkel lain.

Besar harapan saya bahwa tulisan ini dapat memberikan sedikit ketukan hati pembaca sekalian untuk melakukannya, setidaknya mulai dari keluarga kita tercinta.....


MARILAH......KALAU BUKAN KITA SIAPA LAGI YANG PEDULI MASA DEPAN ANAK CUCU KITA
KALAU BUKAN DARI SEKARANG KAPAN LAGI KITA MEMULAI
PEDULILAH TERHADAP LINGKUNGAN SEKITAR KITA


Kamis, 27 Maret 2008

 

Masakan Sunda

Wisata kuliner saat ini lagi ngetop...hampir semua stasiun TV menayangkan acara kuliner, bukan latah, tapi emang saya dan keluarga dari dulu senang makan (tapi kok gak gemuk-gemuk ya...:-))...kebetulan deket rumah di jalan raya KSU, arah pemda cibinong, sebelah kanan jalan, ada rumah makan sunda namanya rumah makan Putri, ini bukan promosi lho... tapi kebetulan menu dan rasanya sesuai dengan selera kami sekeluarga...tapi belum tentu sesuai dengan selera anda kan? Namun klo anda kebetulan lewat Kalimulya dan perut terasa lapar tidak ada salahnya anda coba masakan disini....selain itu tempatnya bersih, nyaman parkirnya lumayan luas dan harganya standart laa...contoh 1 potong ayam Rp 6500, 1 mangkuk sayur asam rp 3500...jam buka dari jam 9.00 s/d 21.00....berikut suasananya....
Tampak depan.....

Tampak Dalam......
Selamat menikmati......


.

 

Beberapa sudut kota depok...

Jalan-jalan di depok sebenarnya lengkap dari mall, areal hutan bambu, sungai dan danau terdapat di beberapa sudut kota, berikut hasil jepretan amatiran :-)........

Upacara 17an di kelurahan Kalimulya....
Dengan semangat 45 anak-anak ini antusias mengikuti upacara....
Mencari makan pagi......
Jembatan gantung Ciliwung di gg ceplik (nama yang unik).....

Situ Cikaret dekat dengan kantor Pemda Cibinong
Masyarakat sekitar memanfaatkan situ sebagai tempat memancing dan rekreasi, ada penyewaan perahu motor yang biaya sewanya sekitar Rp.3000 per orang, namun hati-hati karena perahunya kecil kalau angin bertiup kencang perahu agak oleng :-)
Sungai ciliwung dari arah jembatan boulevard ex kota kembang, sekarang Grand Depok City...diambil september 06...
diambil April 07... pelangi sore di Kalimulya...Sukmajaya.... Depok


This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Berlangganan Entri [Atom]